Bukti Bank Mega tidak bertanggungjawab!

Sebelumnya saya menuliskan postingan yang berjudul Kartu Kredit Bank Mega memaksa biaya dan menjepit pelanggan.

Tulisan tersebut merupakan tulisan kekecewaan saya terhadap Kartu Kredit Bank Mega. Kemudian setelah postingan itu selesai, saya dengan sengaja share di twitter dan tidak lupa tag ke yang bersangkutan, setelah beberapa hari dan akhirnya saya mendapatkan respon dari mereka (@BankMegaID). Itupun setelah saya berulang kali melakukan postingan di twitter, karena memang selain pelayanan customer service yang tidak memuaskan, juga respon sangat lambat.

Dalam balasan twit saya tersebut tertulis;
nasabah yth, mhn kirim data diri via DM, Nama,tgl lahir,lokasi,no telp dan alamat email (sesuai saat pengajuan).
"seperti gambar di bawah ini" [klik perbesar gambar]



Saya sengaja tidak langsung merespon cuitan twitter tersebut, karena harus menyakinkan benar dan hitung-hitung ulang bahwa saya tidak salah jika setelah mengirimkan DM (pesan pribadi) ada pertanyaan atau komplain saya yang mereka anggap benar, atau mereka memaksakan untuk benar.
Seperti kata pepatah, 'siapkan amunisi sebelum berperang'.


Setelah saya merasa siap, maka saya login ke twitter untuk mengirimkan data diri seperti yang diminta oleh mereka (Bank Mega). Tapi alangkah sungguh terkejutnya saya, karena pada saat saya menuju akun twitter Official Bank Mega tersebut muncul tulisan "Anda telah diblokir sehingga tidak dapat mengikuti @BankMegaID dan melihat Tweet @BankMegaID".

Lengkapnya dan bukti seperti gambar dibawah ini. [klik perbesar gambar]


Saya sangat yakin bahwa Bank Mega tidak bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukan terhadap tagihan saya, dan seakan ingin "cuci tangan".

Update:
Setelah mendapatkan tagihan bulan berikutnya, yaitu bulan ini.
Untuk tagihan bulan ini seperti tidak terlalu saya permasalahkan, karena kemungkinan benar, walau saya belum yakin.
Tapi ini menjadi bukti tambahan saya bahwa tagihan sebelumnya bukanlah tagihan yang tepat atau salah dalam perhitungan.

Karena tagihan sebelumnya yang sebesar Rp.8.500ribuan, saya melakukan payment sebesar Rp.1juta, ternyata masih ada sisa tagihan Rp.8jutaan.
Hal tersebut karena biaya interest charge sebesar Rp.400ribuan lebih atau Rp.500ribuan kurang, sehingga tagihan berikutnya tetap masih Rp.8jutaan.
Kan hitungan diatas tidak normal? Massak utang Rp.8juta, dibayar Rp.1juta, masih tetap terhutan Rp.8juta?

Untuk hitungan anak kecil atau gampangannya seperti ini 8-1=8, seharusnya atau yang benar itu adalah 8-1=7.

Di tagihan berikutnya saya masih bisa menerima, sisa tagihan sebelumnya yang masih tersisa Rp.8jutaan itu kemudian saya setelah melakukan payment Rp.1juta, sisa tagihan sisa sekitar Rp.7jutaan. Hitungan ini wajah walau INTEREST CHARGE Rp.200ribuan.

Bagaimana dengan tagihan saya sebelumnya...???

#Note:
-Tidak sepatutnya perusahaan sebesar PT Bank Mega melakukan hal diatas, seakan-akan menghindar dari permasalahan pelanggannya. (menurut saya dan memang seperti itulah seharusnya)

-Angka tagihan dan perhitungan diatas sengaja tidak saya tuliskan dengan angka yang tepat sesuai dengan tagihan, saya tulis angka-angka genap supaya gampang dan cepat mengerti pada jika membaca tulisan ini.

-Bagi Anda atau pihak kartu kredit Bank Mega membutuhkan data-data lengkap hasil hitung-hitungan atau lembar tagihan saya, dapat saya berikan dan tunjukkan secara valid tagihan saya sebagai bukti.

Berharap Bank Mega bertanggungjawab dan berani membuktikan bahwa mereka benar. Mungkin kah?

0 komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas ↑