Intuisi Menyelamatkan Hidup Anda

intuisi
Sungguhkah “Intuisi” Itu Ada?

Seorang ibu tiba-tiba terbangun dari tidurnya sebelum pagi. Ia sendiri tidak tahu mengapa. Rupanya, intuisi seorang ibu yang membangunkannya, sehingga ia dan suami bisa menggagalkan aksi seorang penculik yang hendak menculik putrinya! Sungguhkah “intuisi” itu ada?

“Kami sedang tidur dan aku tiba-tiba terbangun—tanpa mendengar suara apa pun dan tanpa sebab apa pun,” kisah Stephanie Edson dengan emosional, pada Good Morning America. “Aku melihat HP-ku di samping tempat tidur. Baru pukul 4.07 pagi, dan aku ingat waktu itu aku berpikir, ‘Aku tidak lelah, aku terbangun, dan ini aneh.’ Mentalku sepenuhnya terjaga. Karena itulah, aku bisa mendengar sesuatu dan aku bisa menyelamatkan putriku.”

Stephanie dan suaminya, Aaron Edson, akhirnya berhasil menyelamatkan putri mereka, Lainey, dari tangan Troy Morley, si penculik yang menyusup ke rumah mereka beberapa menit sebelumnya. Akibat perbuatannya, Morley harus mendekam di penjara dengan beberapa tuduhan.
Apakah intuisi Stephanie adalah sesuatu yang masuk akal? Para ahli mengatakan, iya.

“Intuisi adalah suatu cara untuk mengetahui sesuatu selagi kita tidak tahu bagaimana kita bisa mengetahuinya,” kata Victor Shamas, penulis dan profesor psikologi dari University of Arizona kepada Yahoo Parenting. Seperti dalam kasus Stephanie, “Dia tidak tahu bagaimana dia bisa tahu bahwa dia harus bangun, tapi dia tahu bahwa dia harus bangun.”

Kasus ini pun bukan yang pertama. Beberapa tahun lalu, saat perayaan Hari Ibu, Michelle Mathis merasakan keharusan yang kuat untuk mencari putrinya yang berumur dua tahun. Beberapa menit kemudian, dia menemukan sang putri mengambang di kolam renang mereka, dan menyelamatkannya dari tenggelam. Demikian pula, menurut artikel yang sama, Andrea Alley dari New Hampshire mengikuti firasat untuk sampai ke tempat penitipan anaknya secepat mungkin. Dia tiba tepat setelah sang anak terbentur kepalanya, dan sempat membawanya langsung ke UGD.

Shamas telah bertahun-tahun mengadakan riset dan menemukan banyak bukti bahwa lebih dari 70% wanita hamil bisa menebak dengan benar jenis kelamin bayi mereka. Jika beberapa ahli di bidang yang sama berpendapat bahwa intuisi sebenarnya bergantung pada proses logika di luar kesadaran seseorang, Shamas tidak sependapat.

“Saya tidak tahu seorang ibu pun yang secara logika bisa menyimpulkan jenis kelamin bayinya dengan sadar,” katanya. “Jadi, pasti ada beberapa logika lain yang berperan. Mungkin ada cara lain untuk mengetahuinya.”

Ia menyebut salah satu koleganya, Joanne Cacciatore, seorang asisten profesor pada dinas sosial di Negara Bagian Arizona, yang mempelajari intuisi atau firasat orangtua yang anaknya meninggal. Joanne menemukan bahwa para orangtua umumnya mengetahui bahwa sesuatu yang buruk sedang terjadi pada anaknya saat itu, bahkan dalam jarak bermil-mil, dan bahkan ini berlaku juga pada orangtua yang anak-anaknya telah dewasa.

Dr. Judith Orloff, seorang dokter medis dan asisten profesor psikiatri di University of California Los Angeles, yang telah menulis dan mengajar bertahun-tahun tentang kekuatan intuisi mengatakan, “Intuisi hanyalah bentuk lain dari intelegensi.”

“Beberapa ibu dapat merasakan anak mereka sakit dari 3.000 mil jauhnya,” katanya. Orloff mencatat bahwa sebaliknya pun terjadi. Ada anak-anak yang sangat intuitif, karena mereka sudah tidak lagi belajar untuk mengandalkan kecerdasan linier saja. “Terutama ketika Anda mencintai seseorang,” catat Orloff, “meroketlah intuisi Anda. Ini adalah naluri bertahan hidup.”

Dikatakan, ada cara bagi siapa saja untuk memasuki keterampilan intuitifnya, dan itu bisa dimulai dengan mengambil beberapa napas untuk menenangkan pikiran. Kemudian, Orloff menyarankan, "Dengarkan usus Anda dan tanyakan pada diri Anda pertanyaan, seperti: ‘Apakah saya harus mengambil pekerjaan ini?’ Apakah Anda mendapatkan perasaan mual dan sakit di perut Anda? Atau, apakah Anda mendapatkan rasa bahwa ‘Ini akan menjadi besar untuk saya’?”

Jawabannya timbul begitu cepat dan lebih berupa sebuah ‘transmisi’. “Tapi, kilatan pengetahuan itu,” dia percaya, “adalah kunci menuju kebahagiaan!”

Bisa jadi, intuisi akan menyelamatkan hidup Anda sendiri.


Sumber: Yahoo Parenting
Foto: callagylaw.com

0 komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas ↑