di antara derai cemara

menit detik

Di antara Derai Cemara

Datang dan pergi silih berganti.
Menit dan detik berlomba bergulir meninggalkan lalu.
Seiring detaknya waktu,merah, hitam, biru, ungu, dan putih juga mewarnai laku.
Batang usia akan kian menua, seiring datangnya senja.
Kisah demi kisah membekas di antara carut marut hidup.
Serpihan kenangan membayang di hayalan yang melayang.
Entah itu luka, entah itu bahagia.
Semua sebagai tanda masih adanya jiwa...
Kemarin, di antara derai cemara, dii antara sela bibir yang gemetar, di balik kerumunan riuh yang gaduh, di sekitar raut yang kusut.
Kutemukan jiwa!
Meski lara dan gembira bersama mengaduk rasa.
Memberi sedikit nuansa yang membuat raut merona.
Tak ada yang istimewa, namun mampu membuat batin bergelora.
Dalam kemelut jiwa, hati sempat bertanya:
"Masih adakah asa tersisa?"
by: Nitabanyubening.blogspot.com
img: trinitysquarevideo.com

0 komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas ↑