untuk dia sahabatku

sahabat

Untuk dia sahabatku

Dalam doaku setiap pagi, namamu ada terselip, Sahabat.
Mungkin namaku juga terselip dalam larik-larik doamu
Waktu bergulir, jejak demi jejak tertinggal
Ada tawa ada luka
Tapi, semua terangkai jadi satu cerita
Di dalamnya kita berbagi peran
Berganti antagonis atau protagonis dalam satuan waktu
Menyemarakkan adegan dalam babak sandiwara hidup
Dan menyisakan nilai cinta di dalamnya…

Marah atau gembira adalah sama
Ungkapan rasa yang tergambar di muka
Dan terkadang terlalu bodoh untuk dibungkus
Namun, itulah jiwa
Seperti kata Paulo dalam Miss Prym and The Devil…
Keduanya seperti dua sisi mata uang
Hanya kadang mana yang lebih dominan

Di mataku, sosokmu tetap sama
Seorang sahabat yang luar biasa
Bukan untuk memberikan segala yang sempurna
Tapi, selalu bersedia untuk selalu ada
Bahkan ketika aku terpuruk dan terluka

Bukankah sahabat yang sesungguhnya
Adalah seorang yang bersedia ada?
Bukan tanpa luka
Bukan tanpa kecewa
Bukan tanpa prasangka
Bukan tanpa segala kata
Tapi, bersama
Meski kadang tak sejalan, tak seirama, tak senada

Maaf ya, aku telah banyak melukaimu
Dengan tuturku dan lakuku
Karena tanpa kita sadari kita terkadang telah saling melakukannya
Aku senang punya sahabat sepertimu
Aku berharap, aku juga bisa jadi sahabat buatmu
Bukan dengan kesempurnaanku untuk membahagiakanmu selalu
Tapi, dengan segala kekuranganku
Untuk berusaha selalu setia menjadi bagianmu

Aku mengerti segala rasamu
Aku sengaja memberi ruang untukmu
Jika kamu sedang bergumul dengan rasamu
Semoga kamu segera menemukan jawabNya

Aku akan menunggu sampai kamu tenang
Dan bersedia membuka hati untukku
Tuhan memberkati…
by: Nitabanyubening.blogspot.com
img: www.flixya.com

0 komentar:

Posting Komentar

Kembali ke atas ↑